Jumat, 04 November 2011

Permasalahan Perumahan di Palestina

Asaalamu'alaikum wrm wbr

Permasalahan perumahan di Palestina itu sepengetahuan saya tidak perlu diributkan.

Kalau kedua negara bisa hidup damai, biarlah kedua negara tetap ada. Tapi apabila tidak bisa hidup damai, jalan keluarnya adalah mencabut pengakuan terhadap kedua negara tadi. Kedua negara dibiarkan dalam keadaan status quo. Penentuan negara mana yang akan tetap ada ditentukan dalam perang dunia III. Selesai perang nanti, satu wilayah nanti hanya ada satu negara. Apakah nanti yang ada negara Palestina ataukah negara Israel tergantung hasil perang dunia III. Siapapun yang jadi pemenang nanti, menurut pewayangan harus memberi hak bagi keturunan Yahudi untuk menetap dibumi yang dulu bernama Palestina.

Siapapun atau idiologi manapun yang jadi pemenang, pemenangnya nanti memiliki kewajiban mengatur dunia dengan adil.

Biar tidak ada pertentangan, besok yang berselisih diberi kesempatan untuk saling membantai hingga tidak ada lagi pertentangan.

Satrio piningit itu memiliki tugas, salah satu diantaranya adalah memberi kesempatan kepada keturunan yahudi uuntuk menetap di Palestina bagi yang mau hidup damai. Tapi bagi yang tidak mau nanti terpaksa akan dibantai dalam perang dunia III. Ingatlah!! salah satu tujuan dari penerapan hukum rimba adalah melegalisasi dari sebuah pembantaian massal.

Menurut pewayangan konon nanti pendukung idiologi Pancasila akan jadi pemenang perang dunia III. Jadi nanti pemenangnya wajib mengatur dunia dengan adil.

Seandainya pemenang perang dunia III adalah pendukung idiologi Amerikia Serikat, pemenang perang tetap memiliki kewajiban mengatur dunia dengan adil. tidak boleh menindas umat islam biarpun umat islam dalam perang dunia III jadi lawan perang tanding.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar