Jumat, 21 Januari 2011

Othak athik gathuk

Othak athik gathuk

Satrio piningit muncul ditengah-tengah masyarakat nanti berbekal ilmu othak athik gathuk. Sedangkan yang di othak athi nanti adalah cerita-cerita dari tanah jawa, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pengertian othak athik gathuk.
1) Othak = Sepengetahuan saya kata othak itu mempunyai maksud dilepas satu persatu atau bagian perbagian. Contoh kata-kata “motore diothaki”, maksudnya motor itu dibongkar total bagian perbagian sampai lepas semuanya. Sedangkan pengertian othak dalam penerapan pewayangan nanti maksudnya adalah bangsa Indonesia akan diperkenalkan bagian-bagian dari bangsa Indonesia menurut pewayangan itu apa saja. Sekedar contoh bagian-perbagian dari bangsa Indonesia menurut pewayangan:
-Presiden Yudhoyono = prabu putadewa
-TNI = bratoseno
-LDII = janaka
-Orang yang membantu ketiganya = nakula dan sadewa
-ormas islam identik baju putih = arya seta
-kyai langitan = bisma dll
2) Athik = sepengetahuan saya yang dimaksud athik adalah diakali. Disini yang dimaksud diakali agar mau mengerjakan sesuai yang ada dalam cerita pewayangan. Misalnya kalau dalam pewayangan diceritakan arya seta maju perang, maka ormas islam yang identik dengan baju putih sadar mau maju perang. Kesadaran ini dilakukan seperti peserta upacara menjalani apa yang jadi tugasnya tanpa ada kata-kata perintah dari pembawa acara, disini tugasnya atrio piningit hanya jadi pembawa acara dengan menterjemahkan wayang. Sedangkan satrio piningit nanti tidak menggunakan kata-kata perintah. Satrio piningit nanti hanya menterjemahkan wayang, maka bangsa Indonesia yang sudah tahu posisi dirinya dalam pewayangan harus memiliki kesaran menjalani. Apabila kata-kata satrio piningit tidak dijalani maka dana amanat yang sudah diamanatkan pada satrio piningit tidak akan dicairkan pada bangsa Indonesia.
3) Gathuk = cocok, pas, sesuai. Yang dimaksud gathuk disini adalah mengendalikan massa se Indonesia (sedunia) dengan cara membagi-bagi dan menjalakan seperti orang upacara itu bisa pas. Seluruh masyarakat se Indonesia (sedunia) bisa dikendalikan semuanya.
Beginilah cara satrio piningit mengendalikan dunia. Cukup dengan cara menunjukkan siapa dirinya dalam pewayangan, kemudian mereka mau menjalani dengan sadar ataupun terpaksa. Hingga mayarakat sedunia takbisa lepas dari cengkeraman pengaruhnya. Sudah jadi janjinya Allah swt manusia seperti itu pasti ada dan hanya ada satu sepanjang umur bumi.
Dari saya cukup sekian, semoga Allah swt paring manfaat dan barokah. Aamiiin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar