Minggu, 23 Januari 2011

punakawan / palepattigo

Punakawan / palepattigo

Biasanya dalam pagelaran wayang selalu ditampilkan punakawan, tapi dalam serat pedhalangan ringgit purwa yang ada adalah palepattigo. Apa pengertian dari punakawan saya belum tahu yang saya tahu adalah pengertian dari palepattigo. Palepat berasal dari kata lepat / luput = salah, tigo = tiga. Kalau digabung, palepattigo memiliki pengertian kurang lebih “ ada tiga (dua orang dan satu gol) yang perlu diperhatikan untuk mengetahui salah ataukah benar”. Tiga ini adalah semar, gareng dan petruk.
1) Semar, berasal dari kata samar maksudnya sesungguhnya ada tapi tidak pernah ada pengakuan yang jelas dimuka umum. Jadi dari sejak awal dibentuk sampai saat ini keberadaannya tetap jadi rahasia umum. Yaitu amir jama’ah yang ada di LDII. Sejak awal kemunculan sampai saat ini tetap jadi rahasia umum.
2) Petruk, berasal dari kata fath yang artinya menang. Disini yang dimaksud adalah orang yang menangan yaitu satrio piningit. Satrio piningit adalah orang iman yang selalu menangan dalam menghadapi permasalahan.
3) Gareng, berasal dari kata gharem yang artinya sederhana atau orang yang sederhana, orang yang sekedar mengikuti/ patuh pada perintah dari keamiran.

Ketiganya ini dalam pewayangan ringgit purwa disebut palepattigo. Maksud dan tujuan dari penokohan palepattigo adalah apabila ada goro-goro perhatikanlah bagaimana kehidupan para palepattigo (punakawan). Nanti apabila ada peristiwa yang menggemparkan dinusantara, apa yang harus dilakukan bangsa Indonesia? Yang harus dilakukan adalah memperhatikan bagaimana keadaan/ kehidupan orang yang berjama’ah yang ada di LDII. Kalau anda mau memperhatikan nanti anda akan mendapat pelajaran yang sangat berharga. Dalam kehidupan orang yang berjama’ah, amir selalu berusaha memberikan perlindungan atau jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi para jama’ahnya. Nasehat dari amir ini selain bermanfaat bagi jama’ah juga bisa bermanfaat bagi orang diluar jama’ah (non LDII). Jadi suatu saat nanti apabila di Indonesia ada peristiwa-peristiwa yang menggemparkan, silahkan anda berusaha mencari keterangan “seperti apa nasekat keamiran dalam jama’ah di LDII kepada ro’yahnya”. Kalau anda mau mendengarkan nasehat keamiran dalam jama’ah anda akan ikut merasakan manfaatnya yang banyak sekali.
Keamiran (semar) yang ada pada orang islam yang menajalani agama islam hanya untuk tujuan mencari surga dalam pewayangan diceritakan janaka selalu disertai palepattigo/ punakawan apabila menghadapi permasalahan. Prakteknya kalau warga jama’ah yang ada di LDII menghadapi permasalahan selalu ada ijtihad imam (amir) kepada jama’ahnya.
Itulah hikmah dari penampilan palepattigo/ punakawan. Semoga keterangan saya ini Allah swt memberikan manfaat dan barokah. Aaamiiinnn.


Jaka pingit

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar