Jumat, 21 Januari 2011

Jauh dekatnya perang dunia III

Jauh dekatnya perang dunia III

Dalam jongko tqnah jawa, sepengetahuan saya tidak ada keterangan yang menyebutkan angka tahun kejadian perang dunia III. Yang ada tolok ukur jauh dekatnya perang dunia ada pada sudut pandang ekonomi.
Cara melihatnya dengan memperhatikan perbandingan investasi yang mengalir kearah Indonesia dan yang mengalir kearah Amerika Serikat. Coba diperhatikan dengan cermat berapa besar investasi yang mengalir ke Indonesia dan Amerika Serikat saat ini. Apabila investasi yang mengalir ke Amerika Serikat jauh lebih besar dibandingkn yang ke Indonesia, maka perang dunia masih jauh. Tapi kalau investasi yang mengalir ke Indonesia lebih besar dibandingkan yang ke Amerika Sreikat, menurut jongko perang dunia sudah dekat.
Mungkinkah investasi yang mengarah ke Indonesia bisa lebih besar dibandingkan yang ke Amerika Serikat? Sepengetahuan saya hal ini sangat mungkin bisa terjadi. Kronologis peristiwa sebagai berikut. Apabila semua harta amanat bisa cair, insyaallah bagian bangsa Indonesia dari harta amanat itu sangat besar. Bagian dari harta amanat ini apabila diambil bisa mengurangi jumlah investasi yang mengarah ke Amerika Serikat. Berkurangnya jumlah investasi yang mengarah ke Amerika Serikat membuat ekonomi AS semakin berat. Keadaan berat dibidang ekonomi ini bisa menyebabkan rasa frustasi pemerintah dan cenderung mudah emosi/ khilaf/ tidak bisa mengendalikan diri. Untuk mengembalikan keterpurukan dibidang ekonomi ini Amerika Serikat terpaksa menempuh berbagai macam cara termasuk dengan cara perang. Pemerintah AS kalau sudah frustasi atau khilaf, masalah alasan perang bisa dibuat-buat dan dicari-cari.
Untuk saat ini tidak perlu kawatir terhadap perang dunia III, perang itu masih jauh. Suatu saat nanti apabila harta amanat telah cair, ekonomi Indonesia meningkat pesat, investasi yang mengarah ke AS tinggal kebagian sedikit, waspadalah dengan tingkat emosional pemerintah AS. Kalau emosi sudah tak terkendali maka perang dunia tinggal menunggu waktu.
Kita hanya bisa tinggal persiapan perang dunia III.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar