Kamis, 20 Oktober 2011

Oknum TNI Berhati OPM

Assalamu'alaikum wrm wrb

Menurut pewayangan permasalahan OPM tidak bisa diselesaikan tanpa kekerasan. Kalau mereka diburu terus menerus mereka sebagian ada yang tidak menampakkan diri, dan sebagian memang ada yang berani terang-terangan menampakkan jati dirinya. Sebagian yang tidak menampakkan diri itu, menurut pewayangan ternyata dia adalah oknum TNI. Meski saat ini tidak mau menampakkan jati dirinya, dalam pewayangan ada teori bagaimana cara menemukannya.

Menurut pewayangan caranya adalah sebagai berikut. Suatu saat nanti mereka dinasehati agar mencari teman-temannya dengan cara memanfaatkan .......sebagai wadah untuk berkumpul. Nanti saat ada acara pengajian, disempatkan membahas permasalahan Papua. Sedangkan bagi warga ....... dinasehati supaya berhati. Ingatlah, jama'ah dibentuk itu tujuannya untuk urusan akherat bukan untuk mencari jalan pemisahan Papua dari NKRI. Apabila dalam pengajian nanti ada oknum TNI yang membahas permasalahan Papua, maksudnya membahas cara-cara agar Papua bisa lepas dari NKRI berarti orang itu adalah simpatisan OPM.

Apabila oknum OPM itu sudah bisa diketahui nanti bisa segera dipecat dari keanggotaan TNI. Tapi menurut pewayangan mereka tidak boleh ditangkap.

Adapun cara untuk memberantasnya adalah dengan mempertemukan seluruh anggota OPM dengan TNI dalam jumlah yang seimbng dalam perang tanding. Saat itulah ada kesempatan untuk membantai OPM sampai habis. Ingatlah, salah satu dari tujuan penerapan hukum rimba adalah untuk melegalkan pembantaian massal.

Dari saya saya cukupi sekian semoga allah paring manfaat dan barokah. Aaamiiiin.
Assalamu'alaikum wrm wrb.

Tertanda
Jaka Pingit

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar