Sabtu, 13 Oktober 2018

Majelis Ulama Indonesia Mendirikan Keamiran





      Assalamu'alaikum wrm wbr.

      Kata-kata keamiran mungkin sudah tidak asing ditelinga orang islam. Tapi permasalahan keamiran kalau dibahas terang-terangan akan memicu permasalahan serius. Akan muncul berbagai pendapat yang kontroversi dan bisa menjadi perselisihan dimasyarakat juga di pemerintahan. Permasalahan seperti ini juga ada dalam prediksi pewayangan. Ada didalam serat pedhalangan ringgit purwa, bagaimana mengatasi permasalahan yang seperti ini kalau sampai benar-benar terjadi. 

      Kenapa permasalahan keamiran juga ada dalam pewayangan? Sebab agama islam yang diterapkan para wali ditanah jawa yang dibawa oleh ulama-ulama dari kekhalifahan, dia orang yang faham terhadap seluk beluk permasalahan keamiran.  Kalau Turki ada kekhalifahan sedangkan ditanah jawa ada keamiran. Keamiran ditanah jawa diterapkan secara samar-samar yang kemudian seorang amir diceritakan dengan nama penokohan semar. 

      Seiring perjalanan waktu dan bertambahnya pengetahuan masyarakat terhadap permasalahan keamiran, hukum penerapan baiat yang pernah dipraktekkan rosulallah membuat permasalahan ini akan menjadi bahan pembicaraan dimasyarakat. Terutama dari orang-orang islam yang menginginkan agama islam harus dijalani dengan sempurna. Termasuk di majelis ulama Indonesia yang semula permasalahan keamiran adalah permasalahan yang sensitif, suatu saat nanti akan muncul keberanian dari orang-orang untuk membahas permasalahan ini. Berawal dari keberanian untuk membahas akan berlanjut menjadi keberanian untuk mendirikan keamiran. Akibat dari keinginan dari majelis ulama Indonesia untik mendirikan keamiran, keadaan di Indonesia mengalami kekacauan. Kalau hal ini sampai terjadi, maka permasalahan ini serahkan kepada Tentara Nasional Indonesia. Caranya adalah Tentara Nasional Indonesia memberikan pilihan kepada majelis ulama Indonesia dengan pilihan sebagai berikut; 

1. Apabila majelis ulama Indonesia masih tetap ingin mendirikan keamiran, cukup Haji Susilo Bambang Yudhoyono yang menjadi amir. 

2. Apabila tidak mau menerima Haji Susilo Bambang Yudhoyono yang menjadi amir, dengan terpaksa majelis ulama Indonesia dibubarkan atau ditiadakan. 


      Kenapa permasalahan ini diserahkan kepada Tentara Nasional Indonesia? Sebab Tentara Nasional Indonesia  memiliki kewajiban mewujudkan keamanan dan ketertiban. 

      Kenapa orang yang menjadi amir bagi majelis ulama Indonesia ditentukan Haji Susilo Bambang Yudhoyono, tidak boleh ada orang lain? Sebab Haji Susilo Bambang Yudhoyono orang yang setia pada bangsa dan negara. Insyaallah tidak sampai mendikte jalannya pemetintahan, tidak menfikte presiden dll. Orang yang lebih mengutamakan bangsa dan negara. Kesempatan ini tidak diberikan pada orang lain karena bisa membahayakan jalannya pemerintahan. Yang dikawatirkan adalah berbekal dirinya seorang amir terus mendikte presiden, pemerintahan dll. 


      Kalau hal ini sampai terjadi sungguhan yang perlu diketahui adalah keinginan dari majelis ulama Indonesia untuk mendirika keamiran bukan karena pertimbangan menjalankan kewajiban dari syariat islam tapi karena pertimbangan rasa malu. Jadi mendirikan keamiran tujuannya adalah menutupi rasa malu sebab sebagai sebuah organisasi orang islam tapi tidak pernah berusaha menyempurnakan agama islam. Yang dimaksud menyempurnakan agama islam adalah menerapkan baiat dalam islam. Karena sekedar obat rasa malu, cukup tunjuk saja orang yang nasionalis menjafi seorang amir. Seandainya tujuan majelis ulama Indonesia mendirika keamiran itu untuk menyempurnakan syariat islam, tidak perlu menunggu sampai sekarang baru mendirikan. Pertimbangan lainya adalah berdirinya majelis ulama Indonesia itu tiru-tiru sikap elit zionis-yahudi di Amerika yang ingin memiliki pengaruh dipemetintahan. 

      Tulisan ini dibuat atas dasar pengetahuan dari jongko serat pedhalangan ringgit purwa dengan judul "Sayemboro Gondomono". Inilah penokohan-penokohan dati pewayangan. 

1. Gondomono = majelis ulama Indonesia

2. Drupodo = orang yang menjadi amir di majelis ulama Indonesia. 

3. Trusthojumeno = sebagian dari anggota majelis ulama Indonesia ada yang memiliki kedekatan hubungan dengan orang islam yang berjamaah. Tanda mengarah ke Muhammadiah (trusthojumeno) yang memilimi kedekatan dengan LDII (janoko). 

4. Barat wojo kumpulan elit yahudi keseluruhan. 

5. Pandhito Durno = sebagian elit yahudi yang menjadi golongan garis keras. 

6. Tentara Nadional Indonesia = baroto seno. 

7. Haji Susilo Bambang Yudhoyono


     Dari saya, saya cukupi sekian dulu, semoga dan insyaallah bermanfaat. Aaamiiiinnn. insyaallah

      Tertanda 

      Jaka Pingit / Joko Pingit


Jumat, 12 Oktober 2018

Aswotomo Perkumpulan Gelap Nomor Satu



Logo Freemasonry

      Assalamu'alaikum wrm wbr.

      Tokoh ini atau perkumpulan ini adanya di Indonesia. Dia termasuk anak buah elit-elit yahudi yang ada di Amerika Serikat. Jadi perkumpulan ini adalah perkumpulan rahasia yang didanai oleh elit yahudi Amerika Serikat. 

      Elit zionis-yahudi di Amerika Serikat itu memiliki anak buah yang ada di Indonesia yang kemudian mendirikan perkumpulan gelap. Perkumpulan ini menurut jongko juga didanai oleh elit yahudi meskipun sedikit atau alakadarnya. Meskipun dengan bantuan minim yang ia dapatkan, nanti dia tetap mengapdi dengan maksimal. Tokoh ini sangat berbahaya sebab memiliki keahlian memprovokasi massa. Dia orang yang pandai berceramah tentang agama dengan luwes meskipun yang dia sampaikan malah bertentangan. 


Logo Majelis Ulama Indonesia

      Tokoh ini saat ini masih belum masuk dalam keanggotaan majelis ulama Indonesia. Tetapi suatu saat nanti dia akan mendapat bantuan dari luar negeri hingga berhasil masuk dalam jajaran majelis ulama Indonesia. Mungkin karena ajaran agama yang dia sampaikan begitu jelas bertentangan dengan islam sehingga perkumpulannya tidak diakui oleh majelis ulama Indonesia. Bantuan dari luar negeri itu datang setelah mengetahui celah dari kelemahan majelis ulama Indonesia. Kelemahan majelus ulama Indonesia adalah tidak ada hukum di Al-quran dan al-hadist yang memerintahkan sebuah negara mendirikan perkumpulan ulama yang kemudian menentukan atau membuat fatwa. Kalau ulama Mekah dan Madinah berkumpul menentukan fatwa ada dasarnya, yang biasa disebut ijma’ ulama Mekah Madinah. 


      Kalau di Ametika Serikat ada perkumpulan elit yahudi yang berusaha mempengaruhi jalannya pemerintahan inilah yang kemudian ditiru oleh ulama-ulama di Indonesia yang membuat perkumpulan bernama majelis ulama Indonesia. Sikap MUI yang meniru dari sikap elit yahudi di AS dalam pewayangan diceritakan Drupada adalah teman seperguruan dari pandito Durno yang sama-sama berguru pada resi Barat Waja. Sikap MUI yang meniru elit yahudi di AS dijadikan celah atau dimanfaatkan untuk menempatkan anak buahnya di dalam kepengurusan majelis ulama Indonesia. 


      Masuknya perkumpulan gelap dalam kepengurusan di majelis ulama Indonesia membuat perkumpulan ini menjadi membara. Perkumpulan gelap ini memiliki tanda-tanda sebagai berikut; 

1. Dia mengaku beragama islam. 

2. Pintar berpidato menyampaikan tafsir Al-quran dan al-hadist tapi dalam penerapannya malah bertentangan dengan yang di praktekkan nabi Muhammad saw. 

3. Saat ini belum masuk dalam keanggotaan majelis ulama Indonesia. 

4. Suatu saat nanti golonyannya maduk dalamkeanggotaan majelis ulama Indonesia. 

5. Dengan memaksa serta bantuan dari luar negeri dia memiliki pengaruh kuat di majelis ulama Ibdonesia. 

6. Dia mendapat bantuan dana dari luar negeri. 

 Insyaallah dilanjutkan lain kali. 

Catatan penokohan, usahakan untuk selalu diingat. 

1. Resi Barat Waja = kumpulan elit zionis-yahudi keseluruhan. 

2. Pandito Durno = sebagian elit zionis-yahudi garis keras. 

3. Aswatama = anak buah zionis yahudi yang ada di Indonesia. 

4. Gondomono = majelis ulama Indonesia sebelum memdirikan keamiran. 

5. Drupodo = pimpinan majelis ulama Indonesia sesudah mendirikan keamiran. 

6. Drupadi = orang yang menjadi pengurus di majelis ulama Indonesia. 


      Kalau anda mendengarkan cerita pewayangan, jadi anda harus bisa membayangkan inilah yang sesungguhnya sedang dibahas. Dari cukup sekian semoga ketwrangan saya bermanfaat. Aaammiiiiiinnn. Assalamu'alaikum wrm wbr. 

      Tertanda 

      Jaka Pingit / Joko Pingit


Rabu, 10 Oktober 2018

Satrio Piningit Itu Ande Ande Lumut




      Assalamu 'alaikum wrm wbr


      Dalam jongko dari jaman kerajaan Kadiri, satrio piningit dikisahkan mirip ceritanya ande ande lumut. Kalau ande ande lumut menjadi rebutan para putri dengan berbagai warna, maka satrio piningit nanti akan menjadi rebutan partai-partai yang ada di Indonesia. 


      Arti kata ande ande lumut adalah, ande = andai, bagaikan, seperti sedangkan. Yang dimaksud dengan lumut, lumut itu kalau dipegang terasa licin. Ini menceritakan tentang seseorang yang tidak memiliki keinginan terjun didunia politik. Tapi karena memiliki kelebihan tertentu yang bisa dimanfaatkan akhirnya jadi rebutan. Seperti biasa yang kita lihat menjelang pemilu, setiap partai berusaha mencari simpati massa yang sebesar-besarnya. Termasuk permasalahan bergabungnya orang yang menjadi satrio piningit disebuah partai juga dianggap bisa mendongkrak jumlah pemilih partai. Anggapan inilah yang menjadikan orang yang jadi satrio piningit menjadi rebutan sejumlah partai. Setiap partai itu identik dengan warna tertentu. Misalnya, partai Golkar identik dengan warna kuning. Partai PPP identik dengan warna hijau. Partai Demokrat identik dengan warna biru. Orang-orang yang identik dengan warna baju tertentu itulah yang diceritakan sebagai putri klething. Putri-putri kleting ada yang berbusana hijau, biru, kuning, merah dll. 



      Dalam dongeng diceritakan panji asmoro bangun yang tinggal di istana kerajaan tiba-tiba melayang terbang terbawa angin dari arah tenggara. Prakteknya, dulu pembangunan di Indonesia terasa lancar. Tidak ada tanda-tanda bangsa Indonesia akan terpuruk atau mengalami krisis ekonomi. Apalagi ditambah dengan permasalahan sesudah jajak pendapat, yang semula krisis di Indonesia adalah krisis ekonomi berubah menjadi krisis multi dimensi. Terpuruknya bangsa Indonesia kedalam krisis multi dimensi waktu itu bersamaan dengan perselisihan dengan negara yang mendukung Timor Timur lepas dari NKRI. Pertentangan yang sangat keras dengan Indonesia bisa dilihat dari sikap Australia. Australia sebagai sumber malapetaka bagi bangsa Indonedia dalam jongko dari kerajaan Kadiri diceritakan "panji asmoro bangun kabur tertiup angin tenggara". Sedangkan ucapan PM Australia John Howard yang mengaku sebagai wakil Amerika di asia tenggara dalam pewayangan diceritakan sebagai patih sengkuni. 



      Diceritakan kalau panji asmoro bangun kabur tertiup angin jatuh tidak jauh dari bangunan candi dan kolam. Prakteknya, setelah bangsa Indonesia terpuruk suatu saat nanti juga akan bangkit. Yang membangkitkan panji pembangunan bangsa Indonesia itu tidak jauh dari bangunan candi dan kolam. Yang dimaksud candi adalah pintu gerbang yang sekarang disebut candi rejo. Sedang kolam yang itu adalah rawa njali. Jadi orang yang menjadi panji pembangunan bangsa atau pembangkit kejayaan nusantara itu munculnya arah barat laut dari istana kerajaan Kadiri dekat dengan candi rejo dan rawa njali. 



      Kemunculan orang yang menjadi panji pembangunan bangsa ini nanti akan menjadi rebutan partai yang ingin memenangkan pemilu. Setiap partai yang memiliki warna identik tertentu akan berebut dukungan dan ingin menjadikan dia masuk kedalam partainya. Dengan partai manakah panji pembangunan bangsa bergabung? Apakah dengan partai Demokrat atau klething biru, partai Gerindra atau klething putih, partai PDIP klething abang, dengan partai Golkar atau klething kuning? Jawabnya adalah insyaallah orang yang menjadi panji pembangunan bangsa bergabung dengan partai Golkar bersama-sama dengan warga LDII yang lain. Ada sesuatu yang mungkin terasa janggal bagi masyarakat. Yaitu sebagian orang yang masuk kedalam partai Golkar yang menyertainya nanti saat ini namanya sedang jatuh gara-gara kesandung permasalahan penipuan investasi yang terjadi awal tahun 2000-an. Kesandung permasalahan atau menjadi korban penipuan investasi berantai. 


      Dari saya cukup sekian dulu semoga bisa menjadi peringatan untuk bangsa Indonesia. Insyaallah bermanfaat dan disempurnakan lagi lain kali. Aaamiiinn. Assalamu'alaikum wrm wbr. 


      Tertanda 


      Jaka Pingit / Joko Pingit



Satrio Piningit Seorang Satria Mandala



      Assalamu'alaikum wrm wbr. 


      Satrio piningit diceritakan kedalam berbagai macam nama tokoh. Salah satu diantaranya diceritakan dengan nama Satria Mandala. Kata mandala berasal dari dua duku kata. Man (bhs arab) artinya seseorang, dala (arab, dholala) artinya sesat. Satria Mandala adalah seorang kesatria yang menghadapi lawan atau saingan dengan cara menyampaikan pidato / keterangan yang bisa menyesatkan lawan. Sebab pidato / keterangan yang disampaikan membuat saingan atau lawan serba salah dalam menentukan sikap. Direspon atau tidak tetap menjadi permasalahan yang pelik. Tidak direspon rasanya tidak kuat menahan emosi, tapi kalau direspon dia akan terjebak dan menyebabkan kekalahan. Menurut jongko ini, satrio piningit akan bekerja dalam tiga tahapan, berikut ini uraiannya: 

1.  Saat keadaan dunia seandainya dibuat perumpamaan bagaikan air comberan bahasa jawa banyu ceren. Keadaan dunia saat ini yang banyak ketidakadilan, korupsi, berbagai macam kejahatan inilah yang dalam jongko diumpamakan bagaikan air comberan. Pada saat dunia madih seperti ini segala macam usaha untuk menhentikan penerapan ilmu yang kontroversi tidak akan berhasil. 

2.  Tahapan kedua saat keadaan dunia seandainya dibuat perumpamaan bagaikan air yang jernih bagaikan baru keluar dari mata air. Keadaan dunia sudah semakin membaik. Keadaan seperti ini mungkin keadaan funia setelah terjadinya perang besar dengan jumlah korban yang sangat banyak. Dijaman ini mungkin sudah tidak ada lagi satrio piningit atau kesatria bertopeng. Yang ada adalah pujangga dari tanah jawa menyelesaikan permadalahan secara logika. Pujangga menyelesaikan permasalah tidak menggunakan kitab hukum tapi menggunakan cara seperti yang pernah dipraktekkan nabi Sulaiman as saat menentukan bayi ini anak dari ibu muda ataukah ibu tus? Dijaman yang madih seperti ini segala macam usaha menghentikan penerapan ilmu jongko masih tidak berhasil. 

3. Tahapan ketiga. Semakin lama keadaan dunia semakin membaik. Hingga kalau dibuat perumpamaan, meradakan hidup didunia serasa merasakan air susu. Masyarakat merasakan hidup didunia ini serasa merasakan kehidupan surga dunia. Masyarakat merasakan kehidupan didunia terasa toto tertib tentrem kerto raharjo gemah ripah loh jinawi. Ini berlaku untuk seluruh dunia barulah nanti sang pujangga berhenti mempraktekkan ilmu kontroversi meski tidak ada yang menghentikan. 


      Kalau diteliti dari jongko, berhenti ataukah tidaknya sang pujangga mempraktekkan ilmu jongko melihatnya dari keadaan dunia. Keadaan dunia jelek ya tidak bisa dihentikan. Keadaan dunia sedang-sedang saja tetap tidak bisa dihentikan. Berhenti sendiri setelah keadaan benar-benar baik. Waktu yang diperlukan untuk mewujudkannya insyaallah antara tujuh sampai delapan tahun. Dimulai dari pengenalan ilmu jongko sampai terwujudnya toto tertib tentrem ketyo raharjo gemah ripah loh jinawi.


      Dari saya cukup sekian, insyaallah keterangan saya ini nanti bermanfaat untuk ummat manusia. Assalamu'alaikum wrm wbr. 


      Tertanda 


      Jaka Pingit / Joko Pingit

Senin, 08 Oktober 2018

Dua Satrio Piningit Versi Jongko Kerajaan Mataram Hindu





      Assalamu'alaikum wrm wbr. 

      Dalam jongko dari jawa tengah yang berasal dari kerajaan mataram hindu diceritakan kalau nanti akan muncul dua orang yang sangat berwibawa. Kemungkinan keduanya nanti sama-sama pernah menjadi satrio piningit yang muncul dengan cara bertopeng. Yang satu diceritakan dengan nama Bandung Bondowoso satunya lagi bernama Sadono. Berikut uraiannya: 




      Bandung Bondowoso, tokoh nanti saat mengatur atau mendikte dunia menggunakan cerita yang terpahat direlief cadi prambanan. Bandung berasal dari kata bondo, setelah mendapat akhiran "ng" menjadi bandung artinya orang yang menguasai harta (wali agunan internadional). Bondowoso artinya orang yang berbekal kekuasaan. Mungkin juga bondowoso berasal dari kata bondhowiso artinya orang yang berbekal ucapan pendek tapi memiliki pengaruh sangat kuat bagaikan racun (wiso). Bandung bondowoso adalah orang yang mengatur dunia dengan memanfaatkan kekuasaan atas harta, kekuasaan itu didapatkan sebab memiliki kemampuan pidato pendek yang meracuni dunia. Sedangkan ilmu politik yang dimiliknya pada dasarnya adalah cerita yang terpahat direlief candi prambanan. Usahanya untuk mewujudkan reformadi dan revolusi dunia mendapatkan dukungan dari orang yang .........? Dalam jongko kediri diceritakan sebagai bawang putih.




      Sadono atau sang pemodal. Tokoh ini nanti juga akan menjadi terkenal sebab dukungan dana yang sangat besar. Dari segi dukungan dana kemungkinan pendukungnya memiliki modal yang sangat besar bahkan mungkin lebih besar dibandingkan yang berada dibawah perwalian sayrio piningit. Pendukungnya adalah pemilih idiologi kapitalis liberalis. Ilmu politik yang digunakannya adalah cerita yang terpahat direlief candi borobudur. Kemungkinan dia adalah pengikut agama budha. Dalam jongko dari kerajaan Kadiri diceritakan sebagai bawang abang.  

      Dari saya cukup sekian dulu, suatu saat nanti insyaallah akan diceritakan dengan lebih lengkap. Assalamu'alaikum wrm wbr. 

      Tertanda 

      Jaka Pingit / Joko Pingit


Minggu, 07 Oktober 2018

Dua Satrio Piningit Versi Jongko Dari Kerajaan Kadiri




      Assalamu'alaikum wrm wbr. 

      Menurut jongko versi kerajaan kediri, suatu saat nanti akan muncul dua orang yang berwibawa. Dalam bahasa jawa orang yang terbukti berwibawa dikatakan bawang atau bowong. Kedua orang ini muncul dalam waktu hampir bersamaan tetapi bekerja dalam waktu yang berbeda. Yang satu diceritakan sebagai bawang abang dan satunya lagi diceritakan sebagai bawang putih. 




      Bawang putih nanti akan muncul duluan. Yang dimaksud dengan bawang putih adalah orang biasa atau rakyat jelata yang berwibawa, adapun pemuka-pemuka agama yang menjadi junjungannya adalah pemuka agama berbaju putih. Yang dimaksud baju putih adalah ulama-ulama Masjidil Haram yang identik dengan baju putih. Dalam mengambil keputusan disesuaikan dengan hukum islam. Karena ilmunya adalah ilmu kontroversi nanti akan mendapatkan cobaan yang sangat berat. Terutama cobaan yang sangat berat itu berasal dari calon sateio piningit palsu. Satrio piningit yang asli nanti mendapat dukungan dari orang islam golongan tertentu yang ......hingga selesai. Satrio piningit yang asli bekerja dengan tujuan menjalankan amanat ilmu pengetahuan yang telah diberikan oleh Allah swt yang apabila tidak dilaksanakan ada pertanggung jawabannya diakherat nanti. Bukan bertujuan mencari hadiah yang dalam jongko diceritakan setelah bawang putih selesai mengerjakan tugas saat disuruh memilih hadiah, dia memilih hadiah paling kecil. 




      Bawang abang nanti akan berusaha mempraktekkan ilmu pengetahuannya sesudah bawang putih selesai bekerja. Yang dimaksud dengan bawang abang adalah orang yang berwibawa dan dia muncul dari golongan orang yang identik dengan pakaian betwarna merah. Kemungkinan dia adalah pengikut agama budha atau kemungkinan lagi dia termaduk pemuka agama budha. Dalam pengambilan keputusan dia akan menyesuaikan dengan kitab agama budha. Saat mempraktekkan ilmu pengetahuan dia tidak tahu apa yang seharusnya dikerjakan sehingga kesan yang terlihat jelas adalah pemalas dan pembuat kekacauan aturan yang telah mapan. Dia orang yang bekerja dengan harapan menginginkan harapanhadiah. Dalam jongko diceritakan setelah bawang abang selesai melasanakan tugas dia disuruh memilih hadiah, dia memilih hadiah paling besar. 



      Rangkuman: Suatu saat nanti muncul dua satrio piningit. 

1. Yang asli, beragama islam, dekat dengan ulama madjidil haram, idiologi pancasila, suku jawa. 

2. Yang palsu, beragama budha, kemungkinan berasal dari pemuka agama budha, idiologi kapitalis / liberalis, kemungkinan dari myanmar. Tanda2 mengarah kebiksu Ahsin Wirathu, madih kemungkinan perlu dikaji lebih dalam. 

      Dari saya cukup sekian, semoga keyerangan saya bermanfaat dan barokah. Aaammiiiinnn. 

      Assalamu'alaikum wrm wbr. 

      Tertanda 

       Jaka Pingit / Joko Pingit


Rabu, 03 Oktober 2018

Kata Pengantar





        Assalamu`alaikum warahmatullaahi wabarokaatuhu


Saya merasa sangat bersukur kepada Allah swt yang telah memberikan kemampuan, kelapangan dada serta kesempatan dalam membuat tulisan ini. Saya berharap tulisan yang saya buat ini akan sangat bermanfaat bagi umat manusia dalam menghadapi permasalahan akhir zaman ini. Mungkin teori nenyelesaikan permasalahan dengan cara seperti ini terasa tidak wajar. Saya yakin insyaallah teori / cara saya ini bermanfaat untuk menuntaskan permasalahan dunia. Silahkan disimak uraiannya.


        Selama puluhan bahkan ratusan tahun bangsa Indonesia menungu datangnya juru selamat yang akan membawa bangsa Indonesia menjadi negara yang subur makmur gemah ripah loh jinawi tata tertib tentrem kerta raharja. Orang yang sangat dinanti-nanti itu tidak lain adalah Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) dan Ratu Adil. Siapakah Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) dan Ratu Adil itu ? Dimana keberadaannya ? Dan kapan muncul ?


Singkat uraian tentang ratu adil. Ratu adil itu bukanlah seorang pemimpin yang memimpin negara secara terang -terangan. Melainkan seseorang yang memimpin sekelompok umat islam yang berusaha menerapkan agama islam yang sebenarnya. Sebab agama islam dipraktekkan yang sebenarnya, nanti akan terwujudlah keadilan. Sedangkan masyarakat suatu negara akan ikut merasakan keadilan sebab mengikuti petunjuk dari seorang pemimpin sekelompok umat islam yang adil.


        Sekarang saya uraikan tentang Satrio Piningit. Pengertian kata-kata Satrio Piningit adalah ; satrio yaitu seorang ksatria (penegak kebenaran), piningit berasal dari kata pingit, yang artinya orang yang tidak ditampakkan (disembunyikan / dirahasiakan), jadi yang dimaksud dengan Satrio Piningit adalah seorang ksatria yang tidak ditampakkan kepada umum secara terang-terangan, tapi dengan cara rahasia umum. Dia jadi idola masyarakat Indonesia bahkan sedunia. Keberadaannya memang tidak ditampakkan pada masyarakat karena bisa menimbulkan rasa iri dan dengki. Sebab begitu banyaknya orang yang merasa iri dan dengki kepadanya. Untuk mengurangi rasa iri dan dengki serta menjaga keselamatan dirinya, terpaksa dia tidak menampakkan jati dirinya kepada masyarakat sedunia. Tidak minta-minta dirinya diakui sebagai Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?). Seandainyapun terpaksa dia ditampilkan ditelevisi terpaksa memakai penutup wajah (bertopeng). Masyarakat sedunia nanti tidak akan melihat wajah Satrio Piningit ditampilkan ditelevisi, koran-koran, majalah-majalah dan lain-lain. Masyarakat sedunia tetap akan tahu siapa yang jadi Satrio Piningit, tapi orang yang jadi Satrio Piningit itu sendiri saat tanpa topeng tidak mau mengatakan dia yang jadi Satrio Piningit  (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?). Pengakuan sebagai Satrio Piningit saat tanpa topeng secara terang –terangan itulah yag bisa mengundang rasa iri dan dengki yang bisa mengancam keselamatan jiwa. Siapa sesungguhnya Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?), suatu saat nanti akan jadi rahasia umum masyarakat sedunia. Siapa yang berani membuka jati diri Satrio Piningit, dialah yang nanti akan dipersalahkan sebagai orang yang memancing perang dunia ketiga.


        Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) itu sudah dijangka / diramal / prediksi dalam berbagai jangka / ramalan / prediksi. Ada dalam jangka / ramalan Jayabaya, jangka / ramalan sabdo palon noyo genggong, jangka pewayangan, mahabarata, ramayana, cerita isis osiris horus dan lain-lain. Beberapa diantaranya sebagai berikut;


1. Menurut jangka / ramalan Jayabaya, Satrio Piningit berasal dari sebelah barat sungai brantas.

2.   Jangka sabdo palon menceritakan ratu adil ketok melok-melok cetho welo-welo th 2008. Ratu adil dan Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) itu tidak sama, memang nanti akan tampak jelas dalam waktu yang bersamaan. Dalam jangka Jayabaya disebutkan juga ratu sebagai ratu sakembaran.  Prakteknya, sesungguhnya dia satu orang tapi beda penampilan bahan pembahasan. Disaat memakai topeng yang dibahas jongko (ratu nganggo slendang), disaat tanpa topeng yang dibahas penerapan jongko diselaraskan dengan hukum konvensional (ratu nganggo klaras).

3. Diserat pedalangan ringgit purwa, satria piningit mempunyai nama (julukan yang jumlahnya banyak. Diantanya disebut suka srana (orang yang senang membantu), jawata linuwih (orang jawa yang mepunyai pengetahuan lebih) , pulang geni (orang yang bisa memberi nasehat bagaikan pulung dalam perang / dalam keadaan kacau) , jamus kalima sada ( jamiatul muslimin kalimah sahadat / dia adalah orang islam yang menjalani / menerapkan agama islam secara berjamaah, dewa ruci (orang kecil / masyarakat biasa yang akan jadi juru kunci bagi TNI), Sanghyang baruna (orang yang berhak mengendalikan dana amanat dari pak Karno)

4.   Pada cerita ande-ande lumut, Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) diceritakan sebagai ande-ande lumut / panji asmara bangun (panji pembangunan bangsa). Cerita ande-ande lumut dari Kediri. Dalam cerita, panji asmara bangun terbawa angin tenggara dan jatuh diarah barat laut. Maksudnya, semenjak terpuruknya bangsa Indonesia setelah jajak pendapat di Timor Timur, orang yang akan membangkitkan bangsa Indonesia dari keterpurukan berasal dari arah barat laut Kediri, dekat dengan candi (candi rejo) dan / antara rawa-rawa ( njali ).

5.   Dalam jangka dari Jawa Tengah diceritakan sebagai Bandung Bondo Wasa (orang  yang tak terkendali / tak bisa diatur tapi justru malah mengatur / mendikte cukup dengan bermodalkan ucapan yang mempunyai pengaruh yang sangat kuat. Sekali keterangan disampaikan kemasyarakat akan terpengaruh, bagaikan diracun dengan kata-kata.

6. Menurut jangka mataram / daerah sekitar Solo, Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) diceritakan sebagai Satria Mandala. Kata-kata mandala mempunyai arti; man ( bhs arab ) artinya seseorang, dala / dholala ( bhs arab ) artinya sesat , ( petunjuk ) penyesatan. Maksudnya, seseorang yang menghadapi dengan cara memberikan keterangan yang menjebak / menyesatkan. Jadi semua saingan atapun lawan akan jatuh (kalah) gara-gara mendengarkan ucapannya. Aapabila ucapannya tidak ditanggapi, muka serasa diobok-obok. 

7. Dalam cerita dari mesir Satrio Piningit ditampilkan dengan gambar penokohan Horus.

     

        Cepat lambatnya Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) muncul ditengah-tengah masyarakat tergantung cepat lambatnya terjemah jangka-jangka pujangga tanah jawa diketahui masyarakat. Semakin cepat jangka diketahui, semakin cepat pula Satria Piningit muncul. Satria Piningit adanya dalam jangka, nanti bekerja juga berdasarkan keterangan yang ada dalam jangka. Tugas Satria Piningit adalah menegakkan kebenaran dengan bimbingan para pujangga, menyampaikan nasehatnya para pujangga. Cukup berbekal jangka pujangga tanah jawa, Satria Piningit nanti akan membongkar peristiwa-peristiwa besar di Indonesia dan didunia, masalah-masalah tertentu yang sangat berat.

Apakah orang bertopeng yang nanti akan mendatangkan harta amanat leluhur bangsa diakui sebagai Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) atau bukan itu semua terserah masyarakat. Jadi seseorang itu dinyatakan sebagai Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) atau bukan itu tergantung kepentingan. Apabila dirasa mengikuti nasehat jangka itu menguntungkan. Maka masyarakat silahkan mengakui orang yang bertopeng itu adalah Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?). Tapi kalau tidak menguntungkan, tidak usah mengakui orang yang bertopeng itu adalah Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?). Kalau tidak diakui memang ada sesuatu yang merugikan, yaitu dana amanat akan ditarik oleh PBB. Disini masyarakat akat menghadapi dilema. Mengikuti nasehatnya berat, tidak mengikuti nasehatnya dana ditarik lagi oleh PBB. Keadaan seperti ini dalam jongko diterangkan anemahi jaman edan, melu edan ora tahan pra edan ora keduman.

Dana amanat itu setelah didatangkan tidak diserahkan kepada pemerintah dan dalam pengelolaannya tidak menunggu persetujuan DPR, tapi minta persetujuan dari rakyat. Nanti team penasehat penggunaan dana amanah akan dibentuk sendiri diluar anggota DPR yang ada saat ini. Dengan ketuanya B J Habibie. Disinilah awal mulanya jaman goro-goro.


Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) hanyalah seorang pujangga / penasehat bagi seorang pemimpin. Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) bukan seorang pemimpin, tapi mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap jalannya perpolitikan di Indonesia dan dunia sebab dana amanat tidak bisa dipakai / dimanfaatkan tanpa persetujuannya. Kalau ingin mendapat persetujuan terpaksa mengikuti nasehatnya / komentarnya. Adapun komentarnya sebatas terjemah jongko, orang yang mengikuti jongko memang nanti trerkesan seperti prang edan.

Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) nanti akan memiliki pengaruh yang sangat besar meskipun tanpa menggunakan kata-kata perintah, permintaan atau permohonan. Dengan pertimbangan apabila nasehatnya / pendapatnya tidak diikuti dana tidak dicairkan. Padahal saat ini dunia diambang perang besar.


Kenapa Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) tidak memerintah atau melarang, karena orang yang memerintah atau melarang itu harus bertanggung jawab terhadap ucapan-ucapan yang telah disampaikan. Kenapa tidak memohon atau meminta, sebab orang yang memohon atau meminta itu harus mau dimintai saat dunia ini menerapkan hukum pembalasan, yaitu saat dunia menerapkan hulum rimba total.


        Apabila bangsa Indonesia mau mengikuti nasehat dari pujangga tanah jawa terutama nasehat sunan Kalijaga dengan cerita wayangnya insya allah bangsa Indonesia akan jadi negara yang subur makmur gemah ripah loh jinawi. Insyallah dalam waktu kurang lebih 10 tahun, bangsa Indonesia akan menguasai investasi-investasi, perusahaan-perusahaan yang sangat banyak yang mampu mengalahkan Amerika Serikat. Sebelum itu tercapai tentunya harus mampu menghadapi cobaan yang sangat berat.


          Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) nanti insya allah akan mengatur Indonesia dan dunia dengan cara mempengaruhi pemikiran dengan bayangan-bayangan ( angan-angan ) manusia sedunia. Nanti akan ditunjukkan bayang-bayangnya dalam jangka. Setelah semua orang tahu bayang-bayangnya dalam jangka (bagi yang ada ), nanti masyarakat akan mengikuti tanpa diperintah. Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) mengatur dunia seperti seorang pembawa acara dalam upacara bendera mengatur jalannya upacara bendera.


Bagaimana cara Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) menegakkan hukum diseluruh dunia ? dengan menggunakan keterangan pewayangan. Menurut pewayangan, suatu saat nanti akan terjadi sabuah jaman yang sangat menegangkan. Dunia sangat tegang oleh ancaman perang dunia. Karena ada kekawatiran oleh ancaman perang besar yang melibatkan persenjataan nuklir, biologi dan kimia, akhirnya Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) menyampaikan pendapat agar semua masalah diselesaikan dengan hukum rimba total (tanding, botohan dan swiping). Dengan cara ini, semua masalah didunia hampir bisa diselesaikan. Tinggal sedikit yang masih tersisa. Diselesaikan dengan cara penjebakan teroris.


          Semakin cepat terjemah ( isi / nasehat ) jangka pujangga tanah jawa ini diketahui masyarakat, semakin cepat pula Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) muncul. Sudahkah sanak saudara, handai taulan, sahabat anda mengetahui hal ini ? Apabila belum tahu, apakah anda tidak ingin memberitahukan hal ini ? Semakin cepat surat ini tersebar semakin cepat Satrio Piningit (Fata at-Tamimi / al-Hasyimi...?) muncul.


          Semoga himbaun / nasehat saya ini segara bisa dirasakan manfaatnya bagi bangsa Indonesia dan dunia. AAMIIIN.




Sedikit tentang penulis.

Penulis memiliki ciri-ciri sebagai berikut.


1 Tahi lalat ditelapak tangan kiri, ibu jari tangan kiri dan pundak kiri


Al Walid dan Rusydain telah meriwayatkan kepada kami dari Ibni Lahia'h dari Abi Qubail dari Abi Rauman dari Ali katanya : Akan keluar panji-panji hitam memerangi golongan As Sufyani, dikalangan mereka ada seorang lelaki dari Bani Hasyim yang mempunyai tahi lalat pada bahu kirinya, mereka dipimpin oleh seorang lelaki dari Bani Tamim yang digelar Syuaib bin Soleh, mereka akan mengalahkan golongan As Sufyani.

- Alfitan oleh Alhafiz Nuaim bin Hammad (Hadis 863)


Imam Sayuti telah meriwayatkan dari Saidina Ali katanya: Akan keluar panji-panji hitam memerangi golongan As Sufyani, padanya ada seorang pemuda dari Bani Hasyim yang ditapak tangan kirinya ada tahi lalat, yang dipimpin oleh seorang lelaki dari Bani Tamim yang digelar syuaib bin Soleh, mereka mengalahkan golongan As Sufyani.

- Alurful Wardi (m/s 69)


2. Gigi bersulah




Gigi depannya bersulah, yaitu tumbuh secara hampir membujur.

            Tidak ada sebuah hadis pun yang menceritakan tentang hal ini. Tidak pula dari keterangan para tabiin atau tabiit tabiin. Imam as-Sayuti juga tidak pernah menceritakan sifat ini dalam kitab-kitabnya. Keterangan ini dijelaskan oleh ulama-ulama dari kalangan Bani Tamim yang tinggal di Jordania. Pendapat ini juga masyhur di kalangan para ulama hadis di


 Jordania. Cuma dinyatakan datang melalui ilham atau rasa hati yang Allah campakkan langsung ke dalam hati hamba-Nya yang saleh di kalangan mereka tentang sifat-sifat ini.            

Maknanya, berita ini datangnya dari orang yang bertaraf wali Allah dan dipercayai oleh masyarakat Jordania, terutama yang berketurunan Bani Tamim atau Bani Tamim. Mereka juga sedang sibuk mencari orang yang sifatnya demikian, berdasarkan keterangan oleh wali Allah itu.         .

3. Tinggi badan sedang, 160 cm

Dia bertubuh serba sederhana.

            Tubuhnya tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah, bentuk tubuhnya tidak besar (gemuk) dan tidak kecil (kurus). Tubuh badannya adalah serba sederhana, sesedap mata memandang. Sifat demikian adalah ciri-ciri khusus yang hanya terdapat pada beliau seorang saja. Jika ada orang yang mengaku dirinya Putra Bani Tamim tetapi kelihatan tubuhnya besar, gemuk, kecil atau kurus, maka ciri-ciri dirinya itu tidak menepati kehendak dan maksud sebenar Putra Bani Tamim. Ciri-ciri ini dikemukakan oleh Imam as-Sayuti dalam kitabnya al-Jami'us Soghir dan juga berdasarkan keterangan yang turut diberikan oleh Imam Ibnu Hajar al-Haitami.


4. Kulit kuning langsat


5. Dari suku bangsa timur (jawa)


6. Bahasa ‘ajam ( bahasa Jawa dan Indonesia )

Bahasa yang  digunakan sehari-hari adalah bahasa jawa.


7. Umur antara 35 tahun sampai 40 tahun

Lahir tahun 1972, di Jawa Timur, Indonesia.


Beberapa terjemah wayang yang sudah diartikan diantaranya judul

Lampahan para dewa;

1         Nguno-ngruni;

                   * Dunia dibagi dua golongan blok sana ( non islam ) blok sini ( blok islam )

2         Watu Gunung

                   * Raja Faisal dari kerajaan Saudi

3         Mumpuni

       * Orang yang mampu

4         Amikukuhan

                   * Orang yang berpendirian teguh

5         Sri Maha Punggung

                   * Orang yang sangat kuat memikul beban

6         Bethari Sri Mantuk

                   * Orang yang sangat penting kembali

7         Purwakala / Murwakala


Lampahan jaman pandawa

1         Sanghyang Wisnu Krama


2         Bermana-Bermani

                   * DK PBB membentuk dua team …

3         Manu Mayasa Rabi

                   * K H Nurhasan bekerja sama

4         Bambang Kalingga ( Bambang Sakutrem )

                   * Idola bangsa Amerika Serikat

5         Jamur Dipo

                   * Jamiatul Muslimin Calon Pemimpin

6.       Palasara Lahir

                   * Munculnya pemikir yang sangat penting

7         Palasara Krama

                   * Pemikir yang sangat penting, bekerja sama

8         Dewa Brata Rabi

                   * Kyai Langitan bekerja sama

9 Pandu Lahir

                   * Munculnya bapak pembimbing ( B J Habibie )

10       Nara Soma

                   * Seseorang yang mendapat pengampunan dari gerilyawan

11       Puntadewa lahir

              * Munculnya orang yang mumpuni menata ( Susilo Bambang Yudoyono )

12       Suyudono lahir

                   * Munculnya orang yang su’udzon / berprasangka buruk

13       Bimo Bungkus

                   * TNI Masih belajar di AS

Awal Mula Prediksi Perang Besar

  Gambar sekedar ilustrasi        Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya akan menyampaikan keberadaan prediksi perang besar yang o...